NEWS / EVENTS
LATEST NEWS/EVENTS
Trik Mudah Bersihkan Kaca Film Kotor Tanpa Bekas Baret
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak pengguna mobil sejauh ini belum memahami cara tepat membersihkan noda pada kaca film. Padahal, salah melakukan perawatan dapat membuat komponen ini rusak sehingga fungsinya tak maksimal. Kaca film merupakan komponen aksesori penting yang salah satu fungsi utamanya memberi perlindungan bagi penghuni kabin dari terik sinar matahari. Keberadaan komponen ini juga sekaligus memberikan privasi kabin sehingga tak mudah terlihat dari luar kendaraan. Brand Manager Global Auto International selaku pemegang merek kaca film Ice-u Arta Alfatha mengatakan cara terbaik membersihkan kaca film yang kotor yakni dengan kain lembut. Kata dia kita dapat menggunakan kain berjenis micro fiber yang punya serat halus. Jika kaca terlihat tidak terlalu kotor, ia mengatakan kita dapat membersihkannya tanpa menggunakan air dan sabun. Cukup usapkan kain lap secara merata sampai noda terangkat. "Usap saja perlahan dengan kain lembut. Tapi pastikan tidak menggunakan cairan dengan zat tertentu seperti disinfektan karena dapat mengubah warna kaca film itu sendiri," kata Arta di sela peluncuran produk barunya secara virtual, Rikeguard, Kamis (8/10). Rikeguard merupakan kaca film jenis baru yang punya kemampuan sebagai antibakteri dan antivirus. Virus yang dimaksud yakni penyebab flu, sars, hingga yang menyebabkan [...]
Kaca Film Rikeguard Lumpuhkan Virus Hingga 99,9 Persen
Bisnis.com, JAKARTA - Kaca film Rikeguard yang dirilis oleh PT Global Auto International diklaim dapat mengurangi penyebaran virus dan bakteri hingga 99,9 persen. Andi Setiawan, selaku Presiden Direktur PT Global Auto International, agen pemegang merek ICE-µ Premium Window Film, mengatakan Rikeguard telah mendapatkan sertifikasi Society of International Sustaining Growth for Antimicrobial Article (SIAA) untuk fungsi antivirus dan antibakteri. Dari hasil pengujian, Rikeguard membuktikan bahwa produk kaca film ini efektif terhadap semua jenis virus dan bakteri, serta mampu menonaktifkan 99,9 persen virus dan bakteri yang menempel di permukaan kaca film. "Teknologi ini membuat pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman untuk Anda dan keluarga,” ujar Andi dalam konferensi pers virtual, Kamis (8/10/2020). Produk terbaru dari ICE-µ Premium Window Film ini terdiri atas tiga varian, yaitu ICE-µ Rikeguard, Rivex, dan Repty. Varian pertama, yaitu ICE-µ Rikeguard merupakan satu-satunya kaca film otomotif di dunia yang melindungi dari virus dan bakteri yang menempel pada kaca kendaraan. Produk ICE-µ Rikeguard terdiri dari RT70RG, RG70, dan RG40 untuk kaca mobil bagian depan, serta RG20 dan RG10 untuk kaca mobil bagian samping dan belakang. Arta Alfatha, Brand Manager PT Global Auto International, [...]
Pandemi Covid-19, Global Auto Rilis Kaca Film ICE-µ Rikeguard Antivirus
Bisnis.com, JAKARTA - PT Global Auto International (GAI), distributor utama kaca film ICE-µ Premium Window Film di Indonesia, meluncurkan kaca film kendaraan antivirus dan antibakteri bernama ICE-µ Rikeguard di Indonesia. Andi Setyawan, President Director PT Global Auto International (GAI), mengatakan produk ICE-µ Rikeguard ini merupakan satu-satunya film transparan di dunia dengan sertifikasi SIAA Jepang untuk fungsi antivirus dan antibakteri di Jepang. Dari hasil pengujian di Jepang, katanya, kaca film ini efektif terhadap semua jenis virus dan bakteri yang menempel di permukaan kaca film. "Per Oktober ini, ICE-µ Rikeguard sudah mulai dipasarkan di Indonesia, bisa langsung menghubungi kami," ujarnya media virtual conference, Kamis (8/10/2020). ICE-µ Rikeguard adalah terobosan baru ketika produk kaca film lainnya masih belum banyak berkembang dan cenderung berkutat pada inovasi warna dan fungsi tahan panas serta inframerah. Selain untuk kaca kendaraan bermotor, ICE-µ Rikeguard antivirus dan antibakteri juga hadir dalam bentuk varian untuk kaca bangunan dan gedung, serta kaca layar sentuh pada smartphone dan perangkat lainnya. Arta Alfatha, Brand Manager PT Global Auto International, mengatakan bahwa kehadiran ICE-µ Rikeguard menambah karakter keunggulan produk CE-µ Premium Window Film, signal intervent, tampak gelap dari luar dan terang dari dalam (outstanding clarity), [...]
Kaca film ICE-µ Rikeguard punya teknologi antivirus dan antibakteri
Jakarta (ANTARA) - Kaca film ICE-µ bersama Riken Technos Corporation memperkenalkan kaca film antivirus dan antibakteri bernama ICE-µ Rikeguard. Kaca film itu menggunakan lapisan transparan Rivex yang telah digunakan secara luas di Jepang, baik untuk keperluan produk otomotif maupun panel sentuh. ICE-µ Rikeguard telah mendapatkan sertifikasi SIAA dari Jepang untuk fungsi antivirus dan antibakteri. "Produk terbaru kami adalah produk yang sudah menggunakan teknologi anti virus dan anti bakteri. Hari ini kami resmi meluncurkan produk yang satu-satunya kaca film di dunia yang mendapat sertifikat dari SIAA Jepang," ungkap Presiden Direktur PT Global Auto International, pemegang merek ICE-µ Premium Window Film, Andi Setiawan saat peluncuran virtual di Jakarta, Kamis. "Kompetensi Riken Technos Corporation dalam inovasi kaca film telah menghasilkan produk yang terbukti efektif mampu menonaktifkan virus dan bakteri yang menempel di kaca film kendaraan. Teknologi ini membuat pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman untuk Anda dan keluarga," tambah dia. Dalam hal ini, SIAA mengeluarkan sertifikasi untuk tiga kategori produk yaitu produk antivirus dan antibakteri, produk keamanan dan produk labelling. SIAA atau Society of International Sustaining Growth for Antimicrobial Articles adalah lembaga pengujian anti mikroba di Jepang [...]
Kaca Film Juga Bisa Antivirus dan Bakteri
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Global Auto Internasional yang merupakan distributor kaca film ICE-U di Indonesia baru saja meluncurkan kaca film kendaraan yang diklaim antivirus dan antibakteri, ICE-U Rikeguard di Indonesia. Untuk diketahui sebelumnya ICE-U merupakan produk kaca film di bawah naungan Konica Minolta. Produk ini kemudian diakuisisi oleh Riken Technos Corporation, sama-sama produsen asal Jepang. ICE-U merupakan kaca film pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Society of International sustaining growth for Antimicrobial Articles (SIAA), lembaga pengujian antimikroba di Jepang yang dikelola berdasarkan pedoman dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang. Sertifikasi yang diberikan adalah ISO 21702 (antivirus) dan ISO 22196 (antibakteri). ICE-? Rikeguard(PT Global Auto Internasional) “Berdasarkan hasil pengujian di Jepang, kaca film ini efektif menonaktifkan semua jenis virus dan bakteri yang menempel di permukaan kaca film hingga 99,9 persen,” ujar Presiden Direktur PT Global Auto International (GAI) Andi Setiawan di peluncuran ICE-U Rikeguard melalui video conference, Kamis (8/10/2020). Lebih lanjut lagi, Brand Manager PT GAI Arta Alfatha, mengklaim teknologi yang dikembangkan kaca film ini mampu menonreaktifkan segala jenis virus. Baca juga: Lebih Mahal Mana, Perawatan Mobil Transmisi Matik atau Manual? " [...]
Kaca Film Transparan Ini Diklaim Mampu Menonaktifkan Virus
Liputan6.com, Jakarta - PT Global Auto International selaku agen pemegang merek kaca film ICE-µ meluncurkan produk baru bernama ICE-µ Rikeguard. Berwujud transparan, kaca film baru ini mengantongi sertifikasi SIAA untuk fungsi antivirus dan antibakteri. SIAA atau Society of International sustaining growth for Antimicrobial Articles sendiri merupakan sebuah lembaga pengujian antimikroba di Jepang yang dikelola berdasarkan pedoman dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang. Kaca film ICE-µ Rikeguard diklaim mampu menonaktifkan virus. "Lapisan kaca film Rikeguard menggunakan agen antivirus yang menarik virus dan bakteri bermuatan negatif," terang Arta Alfatha, Brand Manager PT Global Auto International dalam peluncuran ICE-µ Rikeguard secara virtual, Kamis (8/10/2020). Agen antivirus bermuatan positif, lanjut Arta, bereaksi dengan kelembaban di udara untuk menghasilkan oksigen aktif. "Kemudian, daya oksidasi yang tinggi dari oksigen aktif menghancurkan selubung pelindung mikroba. Virus dan bakteri dinetralkan dalam proses ini, menjadikannya rentan dan tidak aktif," tambahnya. Dari hasil pengujian yang juga diakui SIAA, produk kaca film ini efektif terhadap semua jenis virus dan bakteri serta mampu menonaktifkan 99,9 persen virus dan bakteri yang menempel di permukaan kaca film. Di Jepang pun, kaca film ini sudah banyak digunakan di berbagai [...]