VIVA – Kaca film menjadi aksesori yang banyak dipasang oleh pemilik mobil di kendaraan baru maupun bekas.

Lembaran film yang ditempelkan di bagian dalam kaca mobil tersebut bisa menjadi senjata ampuh untuk menolak panas dan paparan sinar Matahari ke kabin mobil.

Biasanya, konsumen awam memilih kaca mobil dengan warna gelap untuk memaksimalkan penolak panas di kabin.

Pilihan tersebut ternyata sudah kuno. Kini, kaca film yang terang pun dirancang untuk bisa menolak panas secara maksimal.

Direktur Utama PT Global Auto International, distributor Konica Minolta di Indonesia, Andi Setiawan, menyebut kaca film clear pun bisa menolak panas dan sinar ultraviolet (UV) dengan baik. Jadi, konsumen tidak perlu lagi membeli kaca film gelap untuk membuat kabin kendaraannya tetap sejuk.

“Kaca Film untuk menolak panas itu bukan dari gelapnya. Zaman dulu semakin adem semakin gelap itu benar. Sekarang kami mengedukasin konsumen, walaupun clear film tetapi sangat baik untuk menolak panas,” ujar Andi di ICE, BSD, Tangerang, Banten, Minggu 28 Juli 2019.

Menurut Andi, kaca film ICE-Myu yang ditawarkan untuk pemilik mobil di Indonesia dibuat dengan teknologi clean view. Sehingga, meski lapisan film tersebut bening, kemampuan tolak panasnya sama baik dengan film yang gelap.

Meski demikian, Andi menyebut, pihaknya juga tetap menyediakan pilihan kaca film berwarna gelap. Jika sudah dipasang di kaca mobil, maka dari luar akan terlihat gelap. Namun pengemudi maupun penumpang di kabin bisa tetap melihat secara jelas ke bagian luar mobilnya.

“Kaca film sekarang itu lebih maju, dibuatnya pun tidak menggunakan bahan logam. Sehingga aman dan awet, terus bisa bebas juga dari korosi. Untuk produk ICE-Myu sendiri kami beri garansi sampai 5 tahun,” ujarnya. (ren)