NEWS / EVENTS
LATEST NEWS/EVENTS
Kaca Film Mobil Listrik Wuling dan MG: Apakah Ada Perbedaan dengan Mobil Bensin?
Kuatbaca.com - ICE-µ, merek kaca film yang dikelola oleh PT Global Auto International (GAI), secara resmi diumumkan sebagai Original Equipment Manufacturer (OEM) untuk mobil listrik bertenaga baterai (BEV) terbaru, seperti Wuling Binguo EV, MG 4 EV, dan MG ZS EV. Meskipun kaca film ini telah lama dipercaya oleh merek-merek mobil terkemuka di Indonesia, pertanyaannya muncul: apakah ada perbedaan spesifik pada kaca film untuk mobil listrik dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin? Andi Setiawan, Presiden Direktur PT Global Auto International, menjelaskan bahwa secara spesifik, tidak ada perbedaan signifikan dalam spesifikasi kaca film antara mobil listrik dan mobil internal combustion engine (ICE). Kaca film ICE-µ memiliki ketebalan yang sama pada sisi kiri-kanan dan samping belakang, yaitu 60 persen, sedangkan pada area depan memiliki ketebalan 20 persen. "Pemasangan pada prinsipnya sama, hanya Standard Operating Procedure (SOP)-nya sedikit berbeda. Harus menggunakan pelindung dashboard dan dilindungi sebelum pemasangan. Namun, secara umum, kaca film tidak bisa dipasang tanpa menggunakan air," jelas Andi Setiawan. Teknologi Kaca Film untuk Mobil Listrik Mobil listrik Wuling Binguo EV, MG 4 EV, dan MG ZS EV menggunakan kaca film ICE-µ dengan perpaduan dari OEM Series dan [...]
Apakah Kaca Film Mobil Konvensional Beda dengan Mobil Listrik?
Jakarta, IDN Times - PT Global Auto International (GAI) selaku agen pemegang merek ICE-u, mengumumkan kalau kaca film ICE-u resmi menjadi Original Equipment Manufacturer (OEM) dari mobil-mobil listrik yang baru dirilis seperti Wuling Binguo EV, MG4 EV dan MG ZS EV (17/1/2024). Jenis kaca film ICE- u yang digunakan pada Wuling Binguo EV, MG4 EV, dan MG ZS EV merupakan perpaduan OEM Series dan Premium series, yaitu kaca film CT70 premium series dan SKKB JB10. 1. Kaca film EV berbeda? Lalu, apakah sebenarnya terdapat perbedaan spesifikasi antara kaca film untuk mobil konvensional dengan kaca film untuk mobil listrik (Electric Vehicle/EV)? "Tidak ada, semua spesifikasi sama seperti mobil ICE (Internal Combustion Engine), cuma memang tergantung dengan permintaan dari ATPM. Mereka yang mengecek, mengontrol, dan mereka yang membandingkan terkait brand yang ada, yang masuk ke tender mereka," ujar Presiden Direktur PT Global Auto International (GAI), Andi Setiawan. 2. ATPM punya kriteria khusus Lebih lanjut, Andi menambahkan kalau setiap ATPM memiliki kriteria masing-masing untuk kaca film yang akan dipasang di mobil-mobilnya. "Untuk pemasangan yang khusus BEV yang kita kerja sama dengan ATPM itu kita develop khusus. Kami [...]
Kaca Film Buatan Jepang Ini Digunakan Mobil Listrik Buatan Lokal
100kpj – Kaca film merupakan salah satu aksesori yang masih digunakan di Indonesia, dan beberapa negara lain. Tujuannya untuk mengahalu panas matahari, atau menjaga privasi pengguna mobil saat di tempat umum. Di Indonesia ada cukup banyak merek kaca film yang beredar dipasaran, dan sebagian menjadi OEM (Original Equiepment Manufacturer) seperti halnya ICE-u yang dipasarkan oleh PT Global Auto International (GAI). Kaca film besutan Jepang tersebut saat ini sudah menjadi OEM sejumlah brand, baik untuk mobil bermesin bahan bakar, hingga mobil listrik buatan lokal, garapan Wuling Motors, dan Morris Garage (MG). Presiden Direktur PT GAI, Andi Setiawan mengatakan, kaca film ICE-u sudah sejak lama dipercaya sebagai OEM untuk merek-merek mobil terkemuka di Indonesia, seperti Mitsubishi, Mazda, Honda, Wuling dan Volvo. “Kini Wuling Binguo EV, MG 4 EV, MG ZS EV dan model MG lainnya juga memilih menggunakan kaca film berkualitas ini,” ujar Andi Setiawan dikutip dari keterangan resminya, Rabu 17 Januari 2024. Dia mengatakan untuk mendapatkan kepercayaan produsen mobil tersebut melewati sejumlah proses, mulai dari penawaran alias tender 3-4 bulan terkait harga, spesifikasi dan warna dari kaca film tersebut. “Jadi proses verifikasi itu yang perlu [...]
Mobil Listrik Wuling dan MG Pakai Kaca Film Berstandar ISO
Jakarta, 17 Januari 2024 – Kaca film merupakan salah satu aksesori penting yang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara. Kaca film yang berkualitas dapat membantu menolak panas, menahan sinar UV, dan menjaga privasi penumpang. Di Indonesia, salah satu produk kaca film premium yang dipercaya oleh para Agen Pemegang Merek (APM) mobil adalah ICE-µ Premium Window Film. Produk ini telah digunakan oleh sejumlah mobil-mobil listrik terbaru di Indonesia, yaitu Wuling Binguo EV, MG 4 EV, dan MG ZS EV. ICE-µ Premium Window Film memiliki sejumlah keunggulan, antara lain menggunakan teknologi Optical Technology yang dapat mengontrol panjang gelombang sinar matahari. Teknologi ini dapat membantu menolak panas dari sinar matahari sehingga suhu di dalam kabin mobil menjadi lebih sejuk. Kemudian juga dapat menahan sinar UV yang berbahaya. Sinar UV dapat menyebabkan kerusakan kulit, katarak, dan kanker kulit. Dengan menggunakan kaca film ICE-µ, penumpang mobil akan terlindungi dari paparan sinar UV. Kaca film ICE-µ menggunakan teknologi Coating Technology yang dapat melindungi sinyal elektronik. Teknologi ini dapat mencegah gangguan sinyal ponsel, GPS, atau kunci remote mobil. PT Global Auto International sebagai agen pemegang merek ICE-µ Premium Window Film, menargetkan [...]
ICE-u Ingatkan Pemasangan Kaca Film Mobil Listrik Tak Boleh Sembarangan
Jakarta - Mengganti kaca film untuk mobil listrik ternyata tidak sama seperti mobil biasa. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar tidak berujung kerusakan di berbagai bagian. Presiden Direktur PT Global Auto International, Andi Setiawan, selaku distributor kaca film ICE-u, menjelaskan ada beberapa hal yang harus dipahami saat mengganti kaca film di mobil listrik agar tidak menjadi masalah. "Pengaplikasiannya berbeda dengan mobil biasa. Karena ada hal yang harus dilakukan agar saat memasang kaca film, cairannya tidak masuk ke dalam mobil dan mengenai baterai," kata Andi di Jakarta, Rabu, 17 Januari 2024. Dia menambahkan dalam pemasangan, teknisi harus menggunakan alat tambahan agar air tidak masuk ke sela kaca, terutama di bagian kaca depan dan dasbor. Hal tersebut disebabkan air bekas pemasangan kaca film berpotensi mengalir ke sela-sela baterai yang disimpan di bagian dek kabin. Apabila hal ini terjadi, maka dapat menimbulkan kerusakan pada baterai dan berujung mobil eror. "Ada kasus sebelumnya pada mobil listrik Wuling. Itu pengaplikasiannya salah, jadi ada air yang masuk ke baterai dan membuat kerusakan. Jadi caranya salah saat pemasangan," tutur dia. Dampaknya, mobil listrik Wuling Binguo tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di [...]
Jangan Asal Pasang Kaca Film di Mobil Listrik, Dampaknya Fatal
JAKARTA - Pemasangan kaca film pada mobil listrik tidak bisa dilakukan sembarangan. Berbeda dengan mobil konvensional, komponen pada mobil listrik sangat rentan korsleting jika terkena air yang dapat mengakibatkan mobil mati total. Menurut Andi Setiawan, Presiden Direktur PT Global Auto International selaku distributor kaca film, pemasangan kaca film pada mobil listrik harus dilakukan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Penyedia jasa pemasangan kaca film harus menggunakan cover pelindung khusus untuk menutup celah-celah interior mobil agar tidak terkena air saat pemasangan, tidak bisa hanya mengandalkan alat penutup ala kadarnya. "Pasang kaca film itu kan pakai air jadi harus menggunakan pelindung sebelum pemasangan. Enggak boleh air masuk ke dalam. Terkena satu tetesan saja akibatnya fatal. Harus lebih hati-hati, skillnya harus ada. Titik yang harus dihindari ada di ujung-ujung, karena di situlah aliran air akan turun," kata Andi. Lebih lanjut Andi menyebut penyedia jasa pemasangan kaca film harus memiliki sertifikasi khusus untuk mencegah terjadi kegagalan mutu produk. Dengan begitu, diharapkan bisa menghasilkan produk yang baik untuk pelanggan. "Kami sendiri menggunakan ISO 9001:2015 sehingga semua bisnis proses dapat berjalan sebagaimana mestinya, peningkatan-peningkatan juga menjadi lebih mudah dilakukan [...]